Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Sering Makan Ikan Asin Bisa Aktifkan Virus Epstein-Barr

Ikan asin tentunya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Ada kenikmatan tersendiri bila ikan asin dapat dimakan dengan nasi panas dan sambal terasi. Tapi sebaiknya jangan sering-sering makan ikan asin. Mengapa?

http://www.jurug.com/wp-content/uploads/2010/11/Kandungan-Gizi-Pada-Ikan-Asin.jpg

"Ikan asin itu mengandung nitrosamin yang merupakan pencetus aktifnya virus Epstein-Barr yang merupakan penyebab utama kanker nasofaring (kanker tenggorokan atau THT)," jelas dr Budianto Komari.

Ikan asin mengandung nitrosamin yang merupakan karsinogen (zat pemicu kanker). Ini karena dalam proses pengasinan dan penjemurannya, sinar matahari bereaksi dengan nitrit (hasil perombakan protein) pada daging ikan, sehingga membentuk senyawa nitrosamin.

"Nitrosamin ini pencetus utama kanker nasofaring, tidak hanya di ikan asin tetapi juga banyak pada makanan yang diawetkan," kata dr Budi lebih lanjut.


dr Budi menjelaskan, di daerah China Selatan yang sebagian besar penduduknya adalah nelayan dan hampir setiap hari makan ikan asin ternyata angka kejadian kanker nasofaring sangat tinggi. Dan pencetus utamanya adalah ikan asin.

Menurut dr Budi, virus Epstein-Barr sebenarnya banyak terdapat dimana-mana, bahkan di udara bebas. Hanya saja tidak semua akan menjadi kanker, virus ini akan tetap "tidur" di nasofaring jika tidak dipicu faktor-faktor tertentu.


Faktor-faktor pemicu aktifnya virus Epstein-Barr antara lain:

1. Genetik
Ras Mongoloid tercatat paling banyak menderita kanker nasofaring karena memiliki gen tertentu.

2. Cara hidup yang tidak sehat
Cara hidup yang tidak sehat seperti sering terkena polusi, asap, asap rokok, alkohol.

3. Cara makan
Cara makan yang tak sehat seperti sering makan ikan asin, makanan awetan yang diasap atau fermentasi, dan memasak dengan kayu.

4. Pekerjaan dan keagamaan
Orang yang bekerja di pabrik yang banyak gas dan bahan kimia industri, peleburan besi, formaldehida, serbuk kayu. Dan kegiatan keagamaan seperti dupa dan menyan.

"Sebenarnya kalau sekali-kali makan ikan asin ya nggak apa-apa, ikan asin enak kok. Tapi ya jangan sering-sering, jangan tiap hari juga. Yang terpenting makan harus bervariasi dan makanan segar, jangan terlalu sering makan makanan awetan atau kalengan," tutup dr Budi.


Sumber :
mer/ir - detikhealth.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Awan Menaungi Hampir Seluruh Jabodatabek

Metropolitan / Selasa, 30 November 2010 07:08 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Hampir di semua wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Selasa (30/11), bakal dinaungi cuaca berawan di pagi hari. Demikian data yang dilansir dari situs Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.

Sementara itu pada siang dan malam hari, cuaca akan lebih bervariasi. Terutama, saat siang hari, beberapa wilayah akan mengalami hujan ringan. Sedangkan pada malam hari sebagian besar akan kembali diwarnai cuaca berawan.(RAS)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Abu Vulkanik Bromo Mengarah Ke Probolinggo

Nusantara / Selasa, 30 November 2010 07:14 WIB
Metrotvnews.com, Probolinggo: Abu vulkanik Gunung Bromo,  Selasa (30/11) pagi, terlihat mengarah ke utara atau Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Berdasarkan pantauan ANTARA di puncak Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura dilaporkan, kepulan asap vulkanik berwarna hitam tebal terlihat jelas sekitar pukul 04.00 WIB. Asap vulkanik itu mengakibatkan hujam abu tipis di sekitar Desa Ngadisari yang terletak tiga kilometer dari Gunung Bromo.

Sementara itu, petugas Pos Pantau Gunung Bromo, Mulyono membenarkan pergerakan arah abu vulkanik. Untuk itu, ia meminta warga yang berada di Cemorolawang untuk tetap berhati-hati. Bila perlu, saat ini warga sudah memakai masker. Sebab intensitas hujan abu cukup tinggi.(Ant/**)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

aktivitas kuu :)

senin-selasa-rabu-kamis-jum'at-sabtu .
aku slalu bangun tidur jam 4.30 .
hufftt
rasanya mata nii tak mau bangun .
setiap hari mesti bangun jam 4.30 !
:)
hehe .. aku bangun terus mandi, setela mandi aku sholat subuh ..
after that aku langsung menuju ke masjid sholat subuh .
setelah sholat subuh, aku langsung tidur"an sambil menunggu panggilan untuk pembersihan .
huuuuhhh, melelahkan ,
:)
setelahn itu aku belajar dan pulang pada jam 12.45
terus masuk belajar lagi jam 2.00 dan pulang jam 4.00
sungguh dan sangat melelahkan. :)
tapi tak apalah, semua itu ku lakukan demi cita-cita ku dan demi keluarga ku .
:) :) :) :)
luph iu my femeliii .:)
i need iu my femeliii :)
i miss iu my femeliii :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ternyata gigi berlubang juga bisa menular

Orang berpikir penyebab gigi berlubang adalah karena mengonsumsi permen, gula atau semua makanan dan minuman yang manis. Tapi peneliti menemukan orang yang punya gigi berlubang juga bisa menularkan ke orang lain. Bagaimana bisa?

Bakteri penyebab gigi berlubang dan gigi busuk disebut Streptococcus mutans. Bakteri ini bisa menular seperti halnya bakteri pilek atau flu yang menyebar dari satu orang ke orang lain.

Bagaimana cara menularkannya?
Tentu saja melalui kontak dengan orang yang punya gigi berlubang. Peneliti mengungkapkan jika seseorang berciuman dengan orang yang memiliki gigi berlubang akibat terinfeksi Strep mutans, maka bakteri ini akan berpindah dan menyebabkan gigi berlubang pada orang tersebut.


Hal ini juga bisa terjadi pada orangtua dengan anaknya jika ia saling berbagi sendok. Menurut peneliti berbagi alat seperti perlengkapan mandi atau makan bersama, serta melakukan kegiatan lain yang bersama dapat memindahkan partikel air liur dari satu mulut ke mulut lainnya.

Gigi berlubang ini awalnya berasal dari gigi berongga. Gigi berongga adalah kerusakan di bagian gigi yang berkembang menjadi lubang.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor seperti tidak membersihkan gigi dengan baik, sering mengemil, adanya plak di gigi serta kerusakan gigi yang terjadi terus menerus.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS